Cara Investasi dengan Modal Kecil, Buruan Cek untuk mengetahuinya!
![]() |
| Ilustrasi investasi| foto oleh : narahubung.co.id |
Di masa sekarang ini, orang-orang mulai banyak melakukan kegiatan
investasi. Tidak terlepas dari investor yang sudah berpengalaman, maupun
investor pemula. Kebanyakan bagi investor pemula mereka masih memiliki modal
kecil sehingga tidak yakin untuk melakukan investasi modal besar. Namun ada
beberapa produk yang memudahkan bagi kamu untuk investasi modal kecil.
Investasi menjadi kegiatan yang
tepat untuk mencapai beberapa tujuan finansial, seperti membeli kendaraan,
menyiapkan dana pensiun, biaya pernikahan, biaya membangun rumah, hingga dana
pendidikan anak. Umumnya, untuk pemula pasti masih bingung untuk memulai dan menggunakan
produk yang ada.
Baca juga : Minat-jadi-Content-Creator-Seperti-Ini-Tipsnya.
Berikut adalah 5 investasi dengan modal kecil yang cocok bagi investor pemula :
1. EMAS
![]() |
Dengan berinvestasi emas
lewat DANA eMAS, masyarakat tidak akan kesulitan. Masyarakat tak perlu repot
datang ke gerai resmi penjualan logam
mulai seperti ANTAM atau Pegadaian. Cukup dari rumah dan lewat
dompet digital DANA yang terpasang di smartphone kalian.
Untuk bisa memanfaatkan
fitur ini, pengguna harus memperbarui ke akun DANA premium terlebih dahulu.
Caranya cukup mudah, yakni bermodalkan KTP dan foto diri (selfie).
Sebagai informasi,
melalui fitur DANA eMAS, pengguna bisa membeli emas mulai dari 0,01 gram atau
kurang dari Rp 10.000 secara langsung tanpa biaya tambahan. Selain melakukan
jual dan beli, pengguna juga bisa membeli emas dengan memanfaatkan program
cicilan 3-24 bulan.
Untuk langkah-langkahnya sebagai berikut membeli emas melalui DANA :
- Buka aplikasi DANA dan pilih menu eMAS.
- Pilih tombol 'Beli/Buy eMAS'.
- Tekan 'Lanjutkan/Continue'.
- Pilih nominal gram emas yang diinginkan atau gunakan nominal dalam rupiah, jika Anda lebih memilih pembelian berdasarkan jumlah saldo dalam rupiah yang diinginkan, lalu klik 'Beli/Buy'.
- Pastikan pembelian Anda sudah sesuai sebelum Anda klik 'Konfirmasi/Confirm'.
- Anda telah berhasil membeli emas di DANA setelah mendapatkan notifikasi tertentu atau dengan melakukan pengecekan saldo yang bertambah pada halaman beranda eMAS.
Lantas, bagaimana jika kita ingin menjual emas tersebut? Mengutip dalam laman Help Desk milik DANA, adapun langkah-langkahnya menjualnya, yakni sebagai berikut :
- Buka aplikasi DANA & pilih menu eMAS.
- Tekan menu 'Jual eMAS'.
- Masukkan jumlah gram eMAS yang akan dijual. eMAS akan menghitung harga jual berdasarkan informasi harga emas terkini dari Pluang.
- Tekan menu 'Jual' untuk menampilkan detail penjualan eMAS-mu. Selanjutnya, tekan 'Konfirmasi'.
- Hasil penjualan eMAS akan diproses & langsung masuk ke Saldo DANA atau rekening bank yang tertera.
Reksa dana bisa diartikan sebagai wadah berisi himpunan dana dari banyak pemodal yang dikelola kedalam aset-aset investasi oleh manajer investasi.
Reksa dana
merupakan jenis investasi yang mudah dan aman untuk pemula serta
tidak membutuhkan modal yang besar. Dengan berinvestasi reksa dana, kalian
dapat menitipkan dana dengan modal mulai dari Rp10.000 saja!
Terdapat beberapa pihak yang terkait dalam produk reksa dana antara lain Manajer Investasi, Bank Kustodian, dan Agen Penjual Efek Reksa Dana. Manajer Investasi bertugas untuk mengelola portofolio reksa dana sedangkan Bank Kustodian sebagai pihak yang melakukan administrasi dan pencatatan serta penyimpanan aset reksa dana.
Bank
Mandiri dalam hal ini bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
yang bertugas melakukan penjualan efek reksa dana berdasarkan kontrak kerja
sama dengan Manajer Investasi pengelola reksa dana. Bank Mandiri tersebut telah
terdaftar sebagai APERD di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekitar sejak tahun
2007.
Baca juga : AMD-dan-INTEL-Mana-yang-Lebih-Baik-di-Pilih-Sesuai-Kebutuhan.
3. SAHAM
Saham
adalah surat yang menjadi bukti seseorang memiliki bagian modal suatu perusahaan. Seseorang yang memiliki saham
memiliki hak atas sebagian aset perusahan. Sebagai contoh, jika perusahaan
menerbitkan 1000 lembar saham dan seseorang memiliki 200 lembar saham di
perusahaan tersebut, maka orang tersebut sebenarnya memiliki 20% kepemilikan
aset di perusahaan tersebut. Pemegang saham mayoritas akan memiliki hak kendali
atas suatu perusahaan.
Pemilik
saham juga memiliki hak untuk mendapatkan dividen
sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya. Perolehan dividen ini biasanya tergantung keuntungan dari perusahaan tersebut
dan telah diatur sesuai dengan anggaran dasar perusahaan.
Penerbitan
saham merupakan salah satu cara perusahaan untuk mendapatkan dana segar atau modal untuk pengembangan bisnis secara
jangka panjang. Saham itu sendiri dapat diperjualbelikan melalui Bursa Efek
dengan harga yang berubah-ubah sesuai kondisi perusahaan dan juga kondisi
ekonomi.
Di
Indonesia sendiri, untuk membeli saham seseorang harus
mendaftar menjadi investor terlebih dahulu pada perusahaan efek dengan
membayarkan sejumlah uang sebagai deposit. Perusahaan efek yang dimaksud dalam
hal ini yaitu Bursa Efek Indonesia (IDX). Cara lain untuk membeli saham adalah
melalui pialang saham.
Terdapat
jumlah minimal pembelian saham dalam Bursa Efek Indonesia yaitu sebesar 1 lot
atau 100 lembar. Jadi, semisal harga 1 lembar saham adalah senilai Rp3.710,
maka investor memerlukan modal sebesar 100 x Rp3.710,- = Rp. 371.000,-.
4. P2P LANDING
![]() |
| https://narahubung.id/2020/08/15/sejarah-perjalanan-investasi-asing-di-indonesia/ |
P2P Lending adalah metode memberikan pinjaman uang kepada individu atau bisnis melalui platform online yang menghubungkan peminjam lansung dengan investor. orang yang memberikan pinjaman ini disebut sebagai pendana atau investor. sedangkan keuntungan atau return yang kelak investor dapatkan berasal dari bunga pinjaman yang diajukan peminjam.
Pada dasarnya, P2P Landing ini sangat mirip dengan konsep marketplace online, yang menyediakan wadah sebagai tempat pertemuan antara pembeli dan penjual. namun, dalam P2P Landing sistem yang ada akan mempertemukan pihak peminjam dengan pihak yang memberikan pinjaman. jadi, bisa dikatakan bahwa P2P Lending merupakan marketplace untuk kegiatan pinjam meminjam uang.
Instrumen ini merupakan penyedia jasa pinjaman untuk menghubungkan debitur atau pihak peminjam secara langsung dengan pemilik dana pinjaman atau kreditur. peer to peer lending menjadi salah satu pilihan cocok untuk investor dengan modal kecil. kalian bisa mulai investasi di P2P lending dengan modal sebesar seratus ribu rupiah. selain itu, produk yang difasilitasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK) ini juga dapat menganalisis resiko dari para calon peminjamnya.
5. DEPOSITO
![]() |
| Ilustrasi investasi Deposito Berjangka| Foto : hsbc.co.id |
Deposito secara sederhana dapat diartikan sebagai proses kerjasama antara nasabah dengan pihak bank untuk menaruh sejumlah uang dalam jangka waktu tertentu sesuai waktu yang sudah disepakati bersama antara pihak bank dengan nasabah maupun calon nasabahnya. deposito merupakan simpanan sejenis investasi sederhana dari bank yang menjanjikan suku bunga tetap dengan jangka waktu tertentu. jangka waktu yang ditawarkan oleh pihak bank mulai dari 1,2,3,6, 12, 18 atau sampai 24 bulan.
Salah satu jenis deposito dan cara menabung depoito yang sering digunakan biasanya itu mentransfer dana kepihak lain untuk diamankan, dengan kata lain adalah uang yang ditransfer oleh investor ke rekening tabungan yang disimpan pihak bank. status uang yang disimpan masih menjadi milik seseorang yang menyimpan uang, dan orang tersebut dapat menarik uang tersebut kapan saja, dan juga dapat mentransfer uang tersebut ke akun orang lain atau menggunakan uang tersebut untuk keperluan lainnya.
Baca juga : Berapa-penghasila-youtuber-pasti-tergiur-melihatnya.
Referensi :
https://narahubung.id/2020/08/15/sejarah-perjalanan-investasi-asing-di-indonesia/
https://www.tanamduit.com/belajar/inspirasi/6-investasi-modal-kecil-cocok-bagi-kamu-yang-masih-pemula














Post a Comment for "Cara Investasi dengan Modal Kecil, Buruan Cek untuk mengetahuinya!"